“ maaf
ya , aku sudah suka sama cewek lain “
kata kakak kelas Toni lembut
“ ya , aku
menghargainya kak , aku tidak akan memaksamu menerima cintaku ini “ jawabku .
hatiku serasa hancur berkeping-keping
KRINGGGGGGG
, bunyi tanda masuk sekolahpun berbunyi .
“ masuk
kelas gih sana “ kata kakak kelas Toni sambil mengelus rambutku
“ iya kak “
Toni adalah
kakak kelas ku , dia adalah ketua osis , dia ganteng , tinggi , putih , pintar
, baik dan disegani banyak orang . Banyak wanita mengejarnya , salah satunya
adalah aku . baru saja aku menyatakan cintaku , dan lagi-lagi aku ditolak .
“ gimana ?
berhasil ga ?” Tanya Viny
Aku tidak
menjawab Viny , tetapi aku langsung memeluknya , Viny sudah tahu jawabannya ,
dia memelukku sambil mengelus-elus rambutku seakan-akan mengatakan padaku agar
sabar dan jangan menyerah.
Sudah
seminggu ini aku tidak bisa melupakan kakak Toni , akhirnya Viny menyarankan
aku untuk melupakan kak Toni dengan cara menyibukkan diri , Viny pun
merekomendasikan sanggar tari untukku . pada awalnya aku tidak mau , tetapi
karena aku tidak bisa melupakan kak Toni juga , akhirnya aku menerima tawaran
Viny .
Hari ini
hari pertama aku di sanggar tari , aku deg-degan sekali , karena pada dasarnya
aku tidak bisa menari . tetapi gurunya mengajarkan kami dengan penuh kesabaran
, akhirnya aku bisa sedikit , ketika kami semua sedang latihan , muncul seorang
laki-laki seusia ku , gayanya keren bak artis , semua mata pun tertuju padanya
dan seolah-olah terpesona
“ sorry guys
, gue telat” kata laki-laki itu
“ tidak
apa-apa nak , ayo gabunglah” kata pelatihku
Kami pun
kembali latihan , seusai latihan kami semua pun saling berkenalan satu sama
lain , dan giliran ku berkenalan dengan laki-laki ganteng itu
“ hai , nama
aku Joyce “ aku memperkenalkan diri sambil mengulurkan tanganku padanya
“Alex”
jawabnya singkat dengan wajar cuek
Huh ,
sombong sekali kata ku dalam hati , luarnya saja bagus , dalamnya kosong .
“jawabnya
singkat amat” kata ku dengan nada agak sombong
“hahahahaha”
dia hanya tertawa , aku pun bingung
5
***
Sesampai
sekolah aku langsung mencari Viny , dan aku menceritakan tentang Alex . ketika
aku baru menyebut nama Alex , Viny sepertinya tertarik dan tersenyum .
“ ohh Alex ,
itu mah temen SMP gue “ kata Viny menyombongkan padaku
“serius??”
“iya ,
anaknya emang kayak begitu kok , kalo udah kenal lama mah gak sombong kok “
kata viny
“ wahhh ..
dunia sempit banget yah”
“baru nyadar
lo ??” sewot Viny
“hahaha
bercandaa” Viny memukul perutku dengan pelan
***
*di sanggar
Tari*
“ minggu
depan kita aka nada show di Senayan
City , mohon kerjasama rekan-rekan , dan konsep untuk acara itu adalah “ Tari
Pasangan” , maka saya akan membacakan nama-nama pasangannya . Virgin dengan Otniel
. Novitha dengan Barneus , Monica dengan Vinky , Agnes dengan Singgih , dan
terakhir Joyve dengan Alex , semoga kalian bias menampilkan yang terbaik , Goodluck “
APA ?!
dengan Alex ?! lelaki sombong itu ?? Tuhan pasti bercanda denganku
“ pak , saya
mau nanya “ aku mengacungkan jari telunjukku
“ ya , Joyce
? “
“ boleh ga
pak kalau misallnya saya bertukar pasangan ? “
Tiba-tiba
Alex melihat sinis kearah ku , sudah pantas dia melihatku dengan tatapan itu
karena aku sudah menghianatinya.
“ maaf
saudara Joyce tapi sudah diatur demikian rupa “ kata Pak Gentar
“ ya tidak apa-apa pak , terima kasih” kata
lemas
Ketika
latihan Alex berjalan kearahku , hatiku berdetup kencang , aku takut ia akan
memarahiku karena pertanyaanku tadi ke Pak Gentar . aku tidak berani
menampakkan wajahku kepadanya , tetapi ia menghampiriku dan tersenyum kepadaku
. apa artinya ini ?!
“ yuk
latihannya “ katanya sambil menarik garis senyumnya
“ ya”
6
Alex
mengajariku bagaimana menari yang benar , dia benar-benar sabar sekali
menghadapi aku yang selalu membuat kesalahan ini , lama-lama hatiku semakin
berdetak kencang setiap dekat dengannya , apakah akuuu….... Aku tidak tahu
***
Ketika hari
H kami tampil , semua penari sudah kumpul di tempat tetapi Alex , aku tidak
melihat dia daritadi , aku mencoba untuk menghubungi ponselnya , tetapi tidak
ada jawaban sama sekali .
Tiba-tiba
telfon ku berbunyi , “ panggilan masuk dari Alex “ . aku pun menjawab nya..
“ halo
dengan saudara Joyce ? “ terdengar suara asing
“ ya “
perasaanku tidak enak
“ dimohon
anda segera datang ke rumah sakit Pluit Jaya karena teman anda pemilik ponsel
ini sedang mengalami kritis………………
Aku tidak
sanggup mendengar lagi , aku menjahtuhkan poselku , tubuh tidak berdaya , sulit
sekali untuk berdiri , akhirnya aku pun pingsan……….
***
“ kamu gak
apa-apa kan ?” ketika aku membuka mata , aku melihat Viny
“ aku… ada
dimana ? “ kepalaku sakit sekali
“ lu dirumah
sakit setelah mengangkat telfon “
“
akuuuu..... ALEX !!! “ tiba-tiba aku berteriak , aku mengingat terakhir kali
aku menerima telfon dari rumah sakit tentang Alex
“ ALEX
DIMANA ALEX ?! DIMANA DIA SEKARANG ?! “ kataku sambil menangis
“ dia ada di
kamar sebelahhh…”
Aku langsung
berlari keluar ke kamar sebelah , ketika kubuka pintu aku melihat Alex .
tubuhnya terbaring lemah , dia bagaikan orang yang sudah tidak memiliki napas .
Aku mendekatinya dan menangis , ku usap wajahnya , dan ku genggam tangannya ,
aku menyadari aku menyukai Alex .
Aku menemui
dokter , dokter mengatakan keadaannya sedang koma , untuk kemungkinan bangun
sangatlah tidak sulit . Aku tidak percaya , aku belum menyatakan perasaanku
padanya ! aku hanya ingin mengatakan aku sayang dia . aku kembali ke kamar dan
menjaga Alex sepanjang hari . aku akan menjaganya hingga ia sadar ! aku sudah
bertekad…
***
6 bulan
kemudian…
“ ALEX SADAR
!!! ALEX SADAR “ aku berteriak ketika melihat mata Alex terbuka
“ Joyce “ ia
mengucapkan namaku ketika ia bangun , aku senang sekali
7
Aku menangis
dan menggemgam tangannya , perasaanku meledak-ledak akhirnya Alex sudah bangun
setelah sekian lama koma..
“ akuuu…”
kata Alex sambil memegang kepala nya dan berusaha untuk duduk
“ kamu
kecelakaan , 6 bulan lalu keadaanmu kritis , dokter mengatakan kamu mungkin
tidak akan bangun , tetapi sekarang kamu bangun , kamu sudah koma selama 6
bulan !! “
“ aku….”
“ sudah kamu
tidak usah berbicara banyak , istirahatlah , aku akan memanggil suster “ aku
memotong pembicaraannya dan dan keluar ruangan
Aku bahagia
sekali , benar-benar bahagia sekali , tidak kusangka aku masih diberi
kesempatan oleh Tuhan untuk melihat orang yang aku cintai . aku bertekad
setelah dia sembuh aku akan menyatakan perasaanku padanya , tidak apa-apa kalau
aku ditolak , yang penting dia mengetahui perasaanku padanya .
***
Seminggu
setelah Alex keluar dari rumah sakit…
“ Cherssss “
semua mengagkat gelasnya
Kami semua
sedang ada di restaurant , kami merayakan Alex yang baru saja keluar dari rumah
sakit..
“ terima
kasih teman-teman atas dukungan kalian semua , tanpa kalian aku tidak akan bisa
bangkit lagi , terutama joyce , terimakasih untukmu karena kamu sudah merawatku
selama aku koma “ kata Alex
“ sama-sama
“ kata teman-teman
Aku sudah
memikirkan ini sejak lama , aku ingin menyatakan perasaanku pada Alex , aku
merencanakan setelah pesta ini aku akan mengatakan padanya . Aku tidak ingin
lagi menahan perasaan ini..
“ Alex ,
nanti kutemui kamu di menara Nomas jam 7 malam “ kataku pada Alex setelah acara
selesai
“ akan
kuusahakan “
“ aku akan
menunggu sampai kamu datang “
“ baiklah “
ia pergi meninggalkanku
8
***
Aku menunggu
Alex di pintu untama menara Nomas , ia sudah terlambat setengah jam , aku
mengkwatirkannya , aku mencoba menghubunginya , tidak ada jawaban . aku terus
terus menunggunya . tetapi ia tidak datang , aku khawatir sekali , aku takut
kejadian yang sama akan terulang , aku ingin menangis . aku duduk di bangku
panjang sepanjang pintu utama . tiba-tiba…
“ Joyce ,
udah nunggu lama ya ya ? sorry aku terlambat tadi macet berat hehe“
Ketika aku
melihat wajah Alex aku langsung memeluknya dan menangis..
“ kamu tau
ga sih dari tadi aku menunggumu , terus menunggumu , aku menelfonmu , tetapi
kamu tidak angkat , aku takut kejadian ^ bulan lalu akan terulang lagi , aku
tidak mau lagi kehilangan kamu , aku mencintaimu “ aku mengatakan seluruh isi
hatiku
Tiba-tiba
muncul teman-temanku semua , mereka membawa bunga , dan Alex tiba-tiba berlutut
didepanku…
“ mau kah
kamu menjadi wanitaku yang satu-satunya”
Aku tertegun
, apa maksudnya ini ? aLex menembakku ?? apa ini semua ? aku tidak mengerti
“ sebenarnya
dari tadi aku mensiapkan ini , hari ini aku ingin menyatakan perasaanku padamu
, sebenarnya aku juga mencintaimu joyce “ kata Alex sambil memberikan bunga
padaku
Aku langsung
memeluk Alex , kali ini cerita cintaku berakhir bahagia , aku mendapat orang
yang benar-benar mencintaiku dan yang benar-benar aku cintai . Terimakasih
Tuhan , rencanamu selalu indah….
by : Devy Julita Candra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar