Sabtu, 03 November 2012

Dear Facebook


M
atahari sudah menampakkan diri , langit sudah tersenyum cerah , ketika masyarakat kota Jakarta sibuk berangkat kerja , Sandara masih berada di alam mimpi .
“ San , bangun “ teriak kakak Sandara yang baru berjalan keluar dari kamar mandi
Namun , Sandara tidak bergerak sedikitpun .
“ San , udah jam setengah 6 nih “
“ APA?!!! “ teriak Sandara seketika
            Sandara langsung berlari menuju kamar mandi. Setelah mengeringkan setengah rambutnya dengan hairdyer , Sandara beserta kakak perempuannya Min dan adik perempuannya Zizi pun keluar rumah dan melambaikan tangannya , sebuah bajaj berwarna merah pun berhenti di depan mereka siap untuk mengantar mereka ke sekolah . Ketika sampai di sekolah , guru BP sudah menunggu mereka di depan gerbang sekolah.
“ berlutut sana “ seru guru killer itu
            Sandara dan kakaknya Min pun bergabung bersama teman-temannya yang juga telat .
“ lu sih bangunnya siang  “ kata Min sambil menjewer telinga Sandara
“ aw sakit kak “ teriak Sandara kesakitan
            Setelah bel berbunyi tanda sudah berlalu 1 jam pelajaran , anak-anakpun diperbolehkan masuk ke kelas masing-masing.
“ wuu telat mulu  nih si Sandara ! “ seru suara yang tiba-tiba datang dari belakang, Louis melemparkan buku PR agama kepada Sandara sambil berkata “ nih , lu belum kerjakan ? “
“ yeeee , enak aja nih-nih udah selesai semua “ seru Sandara sambil membolak-balikkan lembaran buku PR agamanya
“ tumben rajin “ sindir Louis
“ wah rese lo “ ucap Sandara dengan nada tinggi
            Louis tertawa melihat Sandara yang emosi , “iya-iya jangan marah kakak Sandara”
            Sandara mencibir mendengar kata-kata Louis. Louis adalah teman baik Sandara sejak duduk di bangku TK hingga sekarang di bangku SMP , mereka selalu sekelas , menurut Sandara , Louis adalah orang yang paling mengerti dia .
Sepulang sekolah Sandara langsung membuka laptopnya dan menekan tombol on , beberapa saat kemudian terlihat di layar tulisan Windows , ketika laptop siap beroperasi Sandara langsung mengetik “ www. Facebook.com” di kolom web , tidak lama kemudian muncullah halaman utama Facebook . Sandara segera Log In , ketika dilihatnya ada 1 permintaan pertemanan yang dikirim oleh “ Charles Lee “ , di accept nya dan berapa saat kemudian Charles ini meng-Chat Sandara.

10


            Mereka pun chatting hingga larut malam dan Sandara merasa nyaman chatting dengan Charles . Hari-hari pun Sandara lalui bersama Charles , hampir setiap hari mereka chatting di Facebook. Lama-lama Sandara pun merasakan kenyamanan dan kehangatan Charles dan Sandara menyadari bahwa dia menyukai Charles !!
            Tetapi biarpun chatting selama itu menurut Sandara sosok Charles masihlah terlalu misterius ia bahkan tidak tahu asal sekolah dan umur lelaki itu . 
            Keesokkannya….
“ wis , gue udah sebulan terakhir ini chatting ama cowo , orangnya asik , klop ama gue tapi gue gatau dia itu siapa , nama sekolah dia aja gue gatau , serem ya “ curhat Sandara sambil mengupas kulit kacang
            Wis adalah nama panggilan pemberian Sandara kepada Louis sejak TK
“ ohh “ jawab Louis singkat
“ ih kok cuek gitu sih “ seru Sandara sambil mencibirkan bibirnya
“ hahahaha , dasar cewe sensi , gue juga lagi chatting sama 1 cewe , orang nya juga asik , kok kita sama ya ? hahahahaha “ tawa Louis
            Keduanya pun berbincang-bincang di kantin hingga bel tanda masuk kelas memanggil mereka .
            Ketika suatu hari Charles mengajak Sandara bertemu di caffe Strawberry , oh tidak Sandara belum siap ! ia tidak tahu harus bagaimana menolak Charles dia belum siap untuk bertemu , namun Charles terus mendesak Sandara untuk bertemu , akhirnya Sandara menyerah dan menyutujui ajakan Charles .

***
            Sudah 15menit berlalu dari jam janjian tetapi Sandara masih belum menampakan batang hidungnya . Setiba di caffe strawberry Sandara melihat Louis tengah duduk di caffe strawberry
“ weyyyy , ngapain lu disini ??? “ teriak Sandara begitu melihat sahabat kesayangannya duduk di caffe strawberry
“ nungguin someone , hehe lo sendiri ? “
“ ada dehhhhhhhh “ kata Sandara sambil menjulurkan lidahnya
“ aduhh kok dia lama banget yahhh “ keluh Sandara
“ emang lu lagi janjian ama siapa sih ? “ Tanya Louis penasaran


11


“ ama itu lohh yang gue certain wis , yang di facebook itu , nah lo juga nungguin siapa ? jangan bilang pacar , ga cerita-cerita yah “ kata Sandara sambil tertawa
“ gue juga lagi nungguin cewe yang gue certain San , tapi kok dia belum nyampe yah ? aduhh moga-moga selamat di jalan “ canda Louis
“ mumpung kenalan kita belum datang , cerita dong tentang cowo kenalan lo  , hehe “ ajak Louis
“ hmmm , dia orangnnya baik , asik , enak deh kalo diajak curhat atau ngobrol , nyambung gitu , namanya Charles Lee…
“ tunggu !!! apa lo bilang Charles Lee ?? “ seru Louis memotong pembicaraan Sandara
“iya , kenapa ? “ Tanya Sandara bingung
            Tidak Louis ketahui ternyata selama ini wanita yang dia idam-idamkan di Facebook itu adalah sahabatnya sendiri SANDARA !! OH NO..
“ woyy wis , kenapa ? jawab gue donggg “ kata Sandara sambil menepuk pundak Louis
“ San , Charles Lee itu gue !! “
“ huh ? hahahaha lucu-lucu , garing juga lo wis “ ketawa Sandara
“ gue serius san , Charles Lee itu gue “
“ a…pa…? ser…iuss ??? “ jawab Sandara terputus-putus
“ gue ga nyangka ternyata lo cewe yang gue idam-idam kan selama ini , jodoh gue ternyata udah didepan mata selama 10 tahun ini , San lu mau ga jadi cewe gue ? “ Tanya Louis serius
“ guuu… gu…ee , gue sebenarnya juga suka ama lu wis “ kata Sandara sambil tersipu malu
            Louis langsung memeluk erat Sandara , tidak disangkanya wanita ini yang selama disisi nya adalah jodoh hidupnya . Terima Kasih Tuhan
***
10 tahun kemudian…
Louis Lee , akankah kau menerima Sandara Wijaya dalam suka dan duka?” tanya pendeta. Hari ini , Louis dan Sandara menikah.
“Ya.”

“Sandara Wijaya, akankah kau menerima Louis Lee dalam suka dan duka?” tanya pendeta lagi.

“Ya.”

“Akankah kalian berdua berjanji bersama selamanya? Sampai hayat memisahkan kalian?”

“Ya.” jawab Louis dan Sandara bersama.



 by : Devy Julita Candra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar